Selasa, 4 November 2014
Hari yang
sebenernya biasa aja sih, ga ada yang spesial. Ya seperti biasa pagi-pagi
bangun, nyiapin masakan buat kantin, mandi, dan selanjutnya pergi ke kantin twin
untuk berjaga membantu si-ambu jualan (mengisi waktu, karena sementara
ini masih berstatus pengangguran) sambil bantu ibu juga sih. Sambil
nunggu-nunggu warung dan sesekali melayani yang beli makan, saya baca preview
pertandingan sepak bola nanti sore.
(Persib Bandung)
Apalagi kalau bukan
pertandingan Persib Bandung vs Arema Malang di Babak Semifinal gelaran Indonesia
Super League (ISL). Pertandingan ini memang sudah sangat saya tunggu,
gimana nggak ditunggu pencapaian prestasi terbaik persib setelah terakhir kali
juara liga musim kompetisi 1994/1995 hanyalah babak 8 besar, itupun selalu
kandas dan ga pernah sampai final. Ketika saya mulai suka persib sekitar tahun
2004/2005 lalu, memang langkahnya ga pernah sampai sejauh ini. Ya, ini
semifinal dan kalau ini menang bakal ke FINAL! Buat saya yang bobotoh persib,
ini membanggakan.
Diberitakan di
media online yang saya baca, nampaknya kedua tim sudah melakukan psy
war, sama-sama ingin menang, sama-sama ingin ke final, sama-sama adu
gengsi. Arema, tim yang excellent pada babak penyisihan, bermain hampir
sempurna dan penghuni setia pimpinan klasemen wilayah barat, sedangkan persib
posisinya naik turun tapi selalu di empat besar dan pada akhir klasemen akhir
bercokol di posisi ke dua. Pada babak 8 besar, persib tampil ciamik,
tampil begitu meyakinkan dengan mampu mengalahkan pbr dan mitra kukar serta
imbang dengan persebaya pada putaran pertama babak 8 besar. Sedangkan, di
putaran kedua persib mampu menang atas persebaya, mitra kukar, serta kalah dari
rival sekota pbr. Tapi, kekalahan atas pbr di pertandingan terakhir tidak
berpengaruh pada posisi di klasemen grup L, persib tetap berstatus juara grup
sekaligus memastikan diri menjadi tim pertama yang masuk semifinal. Di grup L,
kemenangan atas persib membuat pbr mendampingi persib ke semifinal.
Berbeda dengan grup
L, persaingan grup K masih harus dilaksanakan pada partai hidup mati
pertandingan terakhir babak delapan besar. Persipura yang menang atas Persela
memastikan diri menjadi juara grup K, sedangkan untuk runner up masih
harus diperebutkan oleh Arema dan Semen Padang. Pada akhirnya, semen padang
harus kecewa karena tidak bisa menembus babak semifinal. Lolosnya arema ke
semifinal juga mendapat tudingan dari banyak pihak bahwa Arema lolos ke
semifinal akibat bantuan wasit. Tapi sudahlah, masalah itu mah ada pihak
yang berwenang untuk mengurusinya.
Sekarang telah
dipastikan bahwa di babak semifinal, Persipura akan bertemu dengan PBR dan
Persib akan melawan Arema. Saya sebagai bobotoh tentu berharap persib
akan menang dong dan PBR bisa menang lawan persipura supaya terjadi all
bandung final. Kan seru. Tapi, PBR yang bermain sebelum persib, harus kalah
2-0 dari persipura. Pupuslah all bandung final impian saya, hehehe...
Fokus ke persib.
Dari abis magrib, saya udah nongkrongin RCT* mau nonton. Eeehh, ternyata masih
ada sinetron jilbab in l**e. Saya nyalain aja tuh tv tanpa di tonton. Selesai sinetron, langsung
mantengin tv di kamar. Pertandingan dimulai, mulai deh deg-degan. Berharap
persib menang dan bisa bikin gol di awal pertandingan supaya mental tim
terangkat. Awal-awal pertandingan malah persib yang terus ditekan arema
ditambah made-kiper persib yang buat blunder, untung gak jadi gol.
Pertandingan makin panas. Pada menit ke berapaa gitu, si Vujovic salah
mengantisipasi bola, dan pemain arema, beto goncalves bikin gol. Ahh, makin aja
tegang padahal dikit lagi persib juara. Dari situ, saya udah agak-agak ga
berani liat tv. Saya putuskan tetep dengerin pertandingan di tv tapi mata
nulis-nulis doa dalam huruf arab karena disuruh ibu nulisin. Pas selesai nulis,
menit 80-an. Saya udah hopeless aja tapi lanjut nonton. Menit 83, GOOLLLLLLL.
Ternyata Vujovic bikin gol dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Alhamdulillah ya
Allah. Dari situ, pertandingan jadi makin seru. Persib jadi menguasai
pertandingan dan saya berharap menang, masa di ISL aja persib bisa ngalahin
arema, di semifinal gak bisa? Ternyata eh eh eh ternyata kedudukan tetap
1-1 sampai menit ke 90 dan harus melakukan babak extra time 2x15 menit.
Saya mulai semangat
pas babak pertama di perpanjangan waktu, belum 1 menit main, atep langsung
bikin gol. Keadaan berbalik, 2-1 untuk persib. Makin aja semangat dan tegang.
Persib makin menggila menggempur pertahanan arema. Arema juga bukan tanpa peluang
sih. Yang jelas, gol Atep tadi bikin pemain arema down, banyak
melakukan kesalahan (menurut saya, komentator sepak bola kacangan). Menit 112,
alfarizi yang mau melakukan backpass ke kiper AK, tendangannya lemah dan
bola bisa direbut Konate, dan GOOOLLLL 3-1 untuk persib. Sisa 8 menit sangat
sulit buat arema manyamakan kedudukan. Saya makin tegang aja, baru kali ini
nonton persib setegang sidang skripsi :D . Di pinggir lapangan, pemain yang ada
di bench persib udah mulai loncat-loncat karena sudah yakin menang. Kontras
dengan pemain di bench arema yang tertunduk, tutup mata, dan sepertinya sudah
pasrah (setidaknya itu yang saya perhatikan dari layar tv).
PRIIIT PRITTT
PRITTTT, wasit menitup peluit dan persib ke final. IYA, KE FINAL. Di final udah
ditunggu persipura. Sungguh, malam itu
ga bisa tidur, seneng, bahagia, ah pokonya tidak bisa dilukiskan dengan
kata-kata. Mudah-mudahan nanti Jumat, 7 November 2014 persib menang di Final.
#PersibJuara.





AssalamuAlaikum wr"wb Allahu Akbar-Allahu Akbar allah mahabesar.
BalasHapusKenalkan saya IBU ULAN TKI membernya yang kemarin aki brikan nmr 4D asal dari kota MEDAN, jadi tki di SINGAPUR, mau mengucapkan banyak2 trimakasih kepada KI PALAH yg sdh membantu kami sekeluarga melalui nmr TOGEL SINGAPUR 4D Keluar hari rabu kemarin allahamdulillah benar-benar kluar akhirnya dapat BLT Rp.500jt, sesuai niat kami kemarin KI, klo sdh jackpot, kami mau pulan kampung buka usaha & berhenti jadi TKI, TKW, cepek jadi prantauan aki kerena sdh 15 tahun jadi tkw nga ada perkembangan, jangankan dibilang sukses buat kirim ke Kampung pun buat keluarga susah KI, malu KI ama kluarga pulang nga bawah apa2, kita disini hanya dpt siksaan dari majikan terkadan gaji tdk dikasih, jadi sekali lagi trimakasih byk buat aki sdh membantu kami, saya tdk bakal lupa seumur hidup saya atas batuan & budi baik KI PALAH terhadap kami.
Buat sahabat2 tki & tkw yg dilandai masalah/ingin pulang kampung tdk ada ongkos, dan keadaannya sdh kepepet tdk ada pilihan lain lg. jangan putus asa, disini kami sdh temukan solusi yg tepat akurat & trpercaya banyak yg akui ke ahliannya di teman2 di google dengan jaminan tdk bakal kecewa, jelas trasa bedahnya dengan AKI-AKI yang lain, sdh berapa org yg kami telpon sebelum KI PALAH semuanya nihil, hanya menambah beban, nga kaya KI PALAH kmi kenal lewat teman google sdh terbukti membantu ratusan tki & tkw termasuk kami yg dibrikan motipasi sangat besar,demi allah s.w.t ini kisah nyata kami yg tak terlupakan dalam hidup kami AKI, sekali lagi trimakasih byk sdh membantu kami,skrg kami sdh bisa pulang dengan membawa hasil.
Jika sahabat2 merasakan hal yang sama dengan kami.
silahkan Hubungi KI PALAH siapa cepat dia dapat,
TERBATASI penerimaan member...wajib 9 member bisa diterimah dlm 3x putaran.
HUBUNGI LANSUNG DI NO:0823.8831.6351.
Atau kunjungi Situs KI PALA dengan cara klik >>>>>KLIK DI SINI<<<<<