Ketika beberapa waktu lalu saya
pergi umroh, ada beberapa cerita yang sebenarnya sayang untuk dibuang. Biarlah
ini menjadi tulisan untuk saya sendiri dan semoga suatu saat dapat diturunkan
pada anak-anak saya. Hehehe...
Pergi umroh. Sejak jauh-jauh
hari ketika akan berangkat umroh, kakak sepupu saya berpesan, bahwa jangan lupa
disana harus coba Al-Baik.
“Kalau beli
secukupnya aja, karena isinya banyak, satu porsi bisa 2 atau 3 orang untuk kita
orang-orang Indonesia.”
“Jangan lupa
coba garlic sauce nya.”
“Kalau bisa pas
pulang bawa.”
“Nanti pas beli
Al-Baik disana foto yah.”
“Kalau nggak tau
tempat Al-Baik, coba tanya nanti sama muthowwif-nya deh. Minta tolong
tunjukin.”
“Antrian beli
Al-Baik untuk cewe dan cowo dipisah loh.”
dan sederetan
pesan-pesan lainnya tentang Al-Baik. Saya belum pernah coba Al-Baik itu rasanya
seperti apa. Yang saya tahu hanya Al-Baik adalah KFC-nya Arab Saudi. Itu aja.
Membayangkkan kata-katanya, mungkin memang saya harus nyoba untuk beli Al-Baik.
Baiklah, saya akan coba beli Al-Baik.
Kalau belum
tahu, Al Baik merupakan restoran fast
food ayam goreng paling favorit bagi warga Saudi. Jika Anda
pergi ke Mekah atau Madinah, maka Anda akan menjumpai Al Baik yang selalu penuh
sesak dengan pelanggan. Jika di Eropa, Amerika dan juga Indonesia masyarakat
lebih mengenal KFC, maka di Arab Saudi merk Al Baik lebih terkenal. Rasanya
yang lebih beraroma dan porsinya yang lebih besar menjadikan Albaik menjadi
favorit masyarakat Arab Saudi. (sumber . http://duniatimteng.com/10-fakta-ayam-goreng-al-baik-fast-food-favorit-arab-saudi/)
(LOGO
AL_BAIK)
Awal saya datang ke Madinah,
saya malah lupa tentang Al-Baik. Fokusnya hanya untuk ibadah saja. Ketika hari pertama saya istirahat di hotel, saya menyibakkan gorden
hotel dan memperhatikan suasana sekitar. Kemudian sejauh mata memandang,
Jeng..Jeng.. Al-Baik. Rezeki nih ada Al-Baik dekat hotel. Lokasi hotelnya ada di seberang makam Baqi. Saya langsung memberi
tahu sepupu saya untuk membeli Al-Baik.
Rencananya,
besok setelah shalat ashar kita akan beli Al-Baik.
Kami berdua janjian di depan
hotel dengan adik saya, karena berbada rombongan laki-laki dan perempuan.
Jadilah sore itu kami bertiga menuju Al-Baik belakang hotel. Lokasi dan
jaraknya dekat sekali, tetapi ketika kami akan masuk ternyata antriannya
terbagi-bagi. Untuk antrian single ada di lantai bawah sedangkan kami yang
bertiga ini harus keluar gedung dan menuju lantai 2, tempat makan family. Tidak
sampai disitu, sudah di tempat family-pun, antrian laki-laki dan perempuan
dipisah. Jadilah saya dan sepupu saya mengantrikan untuk adik saya dan
teman-teman sekamarnya. Awalnya kami akan makan disana, tetapi kemudian kami
urungkan dan kami pesan untuk makan di hotel.
(Antrian Al-Baik. Dipisah Antara Laki-Laki
dan Perempuan)
Ketika melihat menu, harga yang
tertera murah banget dibandingkan dengan KFC. Contohnya begini, kemarin kami
memesan paket 4 pcs ayam goreng spicy, kentang goreng, dan ada tambahan 3 buah
roti burger, harganya hanya 12 SR. 12 Riyal kurang lebih 48 ribu Rupiah.
Berbeda dengan paket yang berisi 8 pcs ayam goreng, harganya yaitu 23 SR. Murah
kan.
Akhirnya kami beli 1 paket yang
isinya 4 pcs ayam dan 1 paket yg isinya chicken fillet untuk kami berempat.
Sedangkan adik saya, saya belikan 1 paket ayam 4 pcs juga 2 buah sandwich
(kayak kebab sih bentuknya) untuk di kamar laki-laki. Soal rasa, enak-enak
saja. Hehehe. Benar apa yang dibilang oleh kakak sepupu saya, makan ditambahkan
dengan garlic sauce enak loh. Ada sensasi berbeda.
(Paket Spicy Chicken dan Chicken Fillet
dimakan ramai-ramai)
Itu cerita di
Madinah. Lain lagi dengan cerita Al-Baik di Makkah. Kalau di Makkah ceritanya
lebih berkesan. Karena kita mencari-cari Al-Baik dengan penuh perjuangan tanya
sana tanya sini.
Jadi sore itu kami telah
melaksanakan umroh sunah di Masjidil Haram, sebelum maghrib tepat kami selesai
umroh. Saat itu, sambil menunggu shalat maghrib, saya, Puput (sepupu), Teh
Fitria, dan Kang Hilman (suaminya Teh Fitria) sedang mengobrol ringan.
Tiba-tiba Teh Fitria mengutarakan niatnya ingin makan Al-Baik. Kami (saya dan
Puput) bercerita bahwa di Madinah sudah makan Al-Baik. Karena penasaran, Teh
Fitria ingin juga makan itu dan kami bersepakat bahwa selesai shalat Magrib
akan makan Al-Baik dulu kemudian shalat Isya. Selesai Magrib, kami berempat
bergegas keluar masjid mencari Al-Baik di sekitar Zamzam Tower. Dasar yah, kami
malah nyasar di Masjid. Mau keluar ke Zamzam tower malah bolak-balik ke area Sa’i.
Cukup lama kami muter-muter karena tempatnya jauh (masjidnya besar). Akhirnya
kami sampai di pelataran Masjidil Haram dekat Zamzam Tower. Begitu kami melihat
jam, waktu Shalat Isya semakin dekat. Rasanya tidak akan tenang kalaupun kami
harus makan. Jadi saat itu kami putuskan untuk shalat isya terlebih dahulu.
Oya, dalam pencarian Al-Baik
ini, kami jadi berenam. Dua orang tambahannya adalah teman Puput dan saudaranya
yang kebetulan sama-sama sedang umroh. Sebenarnya, kami tidak tahu dimana
dijual Al-Baik. Jadi dengan sok tahu kami masuk ke zamzam tower, muter-muter eh
tidak ada. Kami menuju ke pelataran masjid lagi, tanya sama orang Arab yang
bawa keresek Al-Baik. Nanya dalam bahasa Inggris tetapi sama sekali tidak
nyambung.Hahaha... Dari hasil bertanya itu, kami malah nyasar ke gedung Hotel
Marriot Makkah. Disana nanya security-nya dimana dijual Al-Baik. Ternyata kami
salah gedung. Al-Baik dijual di Food Court Hilton Hotel. Jadi kami keluar
gedung lagi dan menemukan tulisan bahwa Al-Baik ada di lantai 4 gedung
tersebut. Okay akhirnya kami menemuka Al-Baik. Antrinya cukup lumayan lama. Ada hal berbeda di Al-Baik ini, di sini tidak
dijual ayam goreng tetapi Chicken Fillet. Entah mengapa di cabang Al-Baik yang
ini tidak menjual ayam goreng. Akhirnya kami pesan dan langsung pulang ke
hotel.
Setelah mendapatkan Al-Baik,
kami dari yang asalnya berenam kembali berpisah. Teman Puput dan saudaranya
kembali ke hotel masing-masing. Saya dan Puput langsung kembali ke hotel.
Sedangkang Teh Fitria dan Kang Hilman makan dulu di food court. Begitulah kira-kira
petualangan mencari Al-Baik di Makkah, cukup melelahkan dan menghilangkan
kepenasaranan.







